Samarinda memiliki masjid dengan bangunan yang begitu indah dan unik, yaitu Masjid Islamic Center. Berada di Kelurahan Teluk Lerong Ulu, masjid ini menjadi favorit yang dibuktikan dengan banyaknya wisatawan baik dari dalam maupun luar kota yang berkunjung. Masjid ini memiliki menara utama dengan ukuran tinggi yang disesuaikan dengan asmaul husna yaitu 99 meter. Selain itu juga terdapat menara yang berukuran lebih pendek sebanyak 6 sebagai lambang rukun iman. Sementara pada anak tangga menuju lantai utama tersusun sebanyak 33 yang melambangkan jumlah butiran tasbih. Keunikan ini lah yang menjadi daya tarik wisatawan.
2.Pulau Kumala
Pulau Kumala adalah salah satu pulau yang berada di tengah Sungai Mahakam. Pulau Kumala juga menjadi tempat wisata yang cukup populer. Disini anda bisa mengetahui secara lebih mendalam budaya Kalimantan mulai dari bangunan adat, candi hingga patung lembu. Meski mengusung wisata budaya, namun tempat ini juga menawarkan wahana permainan seperti kereta mini, komedi putar, dan sky tower setinggi 75 meter.
3.Pulau Beras Basah
Lokasinya berada di Bontang Kalimantan Timur, tepatnya di selat Makassar. Di pulau ini anda akan dimanjakan dengan panorama alam pantai berpasir putih dengan air yang begitu jernih. Uniknya di tempat ini terdapat bangunan mercusuar yang sudah tidak lagi difungsikan. Asyiknya lagi anda juga bisa menikmati keindahan alam bawah laut di tempat ini.
4.Air Terjun Tanah Merah
Terletak di Dusun Purwosari, Kecamatan Samarinda Utara. Air Terjun setinggi 15 meter ini cukup unik, karena air jernih yang jatuh kebawah berubah keruh kemerahan. Tentu saja hal ini tidak ada kaitannya dengan mistik, tetapi disebabkan oleh tanah di area air terjun berjenis gambut.
5.Tepian Mahakam
Sungai Mahakam yang melintasi Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan Samarinda tak hanya bermanfaat sebagai transportasi saja, tetapi juga memiliki potensi wisata yang menjanjikan. Jalur tepian sungai ini menjadi salah satu tempat wisata yang asyik untuk dikunjungi. Anda bisa melihat keindahan Sungai Mahakam dimalam hari sambil ditemani kuliner jagung bakar yang dijajarkan di sepanjang tepi sungai.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar